Rabu, 25 Desember 2019

Negeriku Oleh: KH A Mustofa Bisri




mana ada negeri sesubur negeriku?

sawahnya tak hanya menumbuhkan padi, tebu, dan jagung

tapi juga pabrik, tempat rekreasi, dan gedung

perabot-perabot orang kaya didunia

dan burung-burung indah piaraan mereka

berasal dari hutanku

ikan-ikan pilihan yang mereka santap

bermula dari lautku

emas dan perak perhiasan mereka

digali dari tambangku

air bersih yang mereka minum

bersumber dari keringatku

mana ada negeri sekaya negeriku?

majikan-majikan bangsaku

memiliki buruh-buruh mancanegara

brankas-brankas ternama di mana-mana

menyimpan harta-hartaku

negeriku menumbuhkan konglomerat

dan mengikis habis kaum melarat

rata-rata pemimpin negeriku

dan handai taulannya

terkaya di dunia

mana ada negeri semakmur negeriku

penganggur-penganggur diberi perumahan

gaji dan pensiun setiap bulan

rakyat-rakyat kecil menyumbang

negara tanpa imbalan

rampok-rampok dibri rekomendasi

dengan kop sakti instansi

maling-maling diberi konsesi

tikus dan kucing

dengan asyik berkolusi

Puisi Akhir Tahun

Tahun-tahun berlalu memang
Manusia silih berganti datang dan pergi
Namun perjuangan membangun hidup tetap sama
Yang dikejar manusia tak berbeda
Yang mendatangkan rasa senang dan sedih berputar pada lingkaran itu itu saja
Ada yang abadi pada hidup kita
Meskipun ada yang fana dan sementara juga
Banyak yang mengejar dengan seluruh waktu
Mengorbankan umur dan tenaga
Pada sesuatu yang akhirnya ditinggalkanya
Ada yang memantapkan jejak langkahnya
Untuk yang abadi dan bertahan selamanya
Namun jumlahnya tak seberapa
Dari yang tak seberapa itu
Salah satunya berkumpul disini
Pada ruang gedungnya yang sederhana
INSISTS Jakarta dengan commited to the truth sebagai semboyannya! [Arif Setya Basuki]

Negeri Haha Hihi



Oleh: KH A Mustofa Bisri

Bukan karena banyaknya grup lawak, 
maka negriku selalu kocak
Justru grup – grup lawak hanya mengganggu 
dan banyak yang bikin muak
Negeriku lucu, dan para pemimpinnya suka mengocok perut

Banyak yang terus pamer kebodohan 
dengan keangkuhan yang menggelikan
Banyak yang terur pamer keberanian 
dengan kebodohan yang mengharukan
Banyak yang terus pamer kekerdilan 
dengan teriakan yang memilukan
Banyak yang terus pamer kepengecutan 
dengan lagak yang memuakkan. Ha ha ...

Penegak keadilan jalannya miring 
Penuntut keadilan kepalanya pusing
Hakim main mata dengan maling
Wakil rakyat baunya pesing. Hi hi ...

Kalian jual janji – janji 
untuk menebus kepentingan sendiri
Kalian hafal pepatah-petitih 
untuk mengelabui mereka yang tertindih
Pepatah petitih, ha ha ...

Anjing menggonggong kafilah berlalu, 
Sambil menggonggong kalian terus berlalu 

Ha ha, hi hi ...
Ada udang dibalik batu, 
Otaknya udang kepalanya batu 
Ha ha, hi hi
Sekali dayung dua pulau terlampaui 
Sekali untung dua pulau terbeli 
Ha ha, hi hi
Gajah mati meninggalkan gading
Harimau mati meninggalkan belang
kalian mati meninggalkan hutang 
Ha ha, hi hi
Hujan emas dinegeri orang, hujan batu dinegri sendiri,
Lebih baik yuk hujan – hujanan caci maki.
Ha ha, hi hi

Sengketa Pilpres 2024 di Ajukan di Mahkamah Konstitusi

  Foto Hanya Pemanis 😁 With Prof. Dr. Arief Hidayat , SH, M.S. salah satu Hakim Mahkamah Konstitusi RI Dalil permohonan kecurangan pilpres ...