Foto Hanya Pemanis 😁 With Prof. Dr. Arief Hidayat , SH, M.S. salah satu Hakim Mahkamah Konstitusi RI
Dalil permohonan kecurangan pilpres yang (TSM) terstruktur, sistematis dan masif yang di uraikan kepada Majelis Hakim, sejak hasil pemilu 2019, Saat Pemilu digelar secara langsung alias keputusan memilih kandidat sepenuhnya di tangan rakyat pada 2004 dan terus menjual Mandat ditangan rakyat, mulai sejak itu sengketa Pilpres menjadi budaya dan tradisi, Selama lima kali menggelar pemilihan kepala negara, semuanya berujung sengketa dan prahara kecurangan dan dalil-dalil inventarisir masalah selama Pemilu berlangsung, termasuk dalam Pilpres tahun 2019. Maka, menakar hasil Pilpres 2024 telah diajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK)? Untuk memahami hal ini, perlu melihat ke belakang bagaimana putusan sengketa pilpres di tahun 2019 lalu. Pada Pilpres 2019, Prabowo Subianto yang maju bersama Sandiaga Uno dinyatakan kalah oleh KPU berdasarkan hasil rekapitulasi. Prabowo-Sandi mendapatkan 44,5 persen suara. Lawan Jokowi yang didampingi Ma’ruf Amin menang dengan perolehan suara 55,50 persen. Prabowo tak menerima hasil tersebut dan menggugat ke MK.
Bila melihat sengketa Pilpres tahun 2019, ada beberapa kemungkinan putusan Mahkamah Konstitusi dalam putusan sengketa pilpres. Pada 2019 lalu, ada tiga kemungkinan amar putusan yang dijatuhkan Majelis Hakim MK terkait sengketa hasil Pilpres 2019. Berdasarkan PerUU no 24 tahun 2003 tentang MK dan Peraturan MK ada tiga jenis putusan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Presiden yakni tidak dapat diterima, ditolak, atau dikabulkan (sebagian/seluruhnya). perbedaan ketiga jenis putusan tersebut. Jika bunyi amar putusannya dikabulkan, maka semua dalil permohonan Pemohon (Prabowo-Sandi) dinilai Mahkamah beralasan menurut hukum. Akibatnya, beberapa hal yang termuat dalam petitum (tuntutan) permohonan dikabulkan seluruhnya atau sebagian kira-kira ya begitulah putusan MK dengan segala macam isu yang beredar, tetaplah Konstitusional dan tetaplah berkhidmat dengan bangsa dan negara dengan berbagai peran, mari sama sama mengikuti dinamika kebangsaan kita yang terus tumbuh mematangkan diri dalam bingkai demokrasi Pancasila atau demokrasi Gado-gado intinya harus Optimistis generasi penerus!!
By Abdi Revolusi
Salam Bravoo!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar