1. Mengapa kita diwajibkan shiam (mengendalikan diri), karena kita sungguh terlalu sering melampaui batas.
2. Mengapa kita dianjurkan qiyamullail (bangun menghidupkan malam), karena kita sdh terlalu lama tidur bermalasan.
3. Mengapa kita diseru banyak berdo'a, karena kita sdh kehilangan orientasi hidup.
4. Mengapa kita dibukakan pintu ampunan, karena kita sdh terlalu jauh menyimpang dr jalan-Nya.
5. Mengapa kita harus berzakat (membersihkan diri dan harta), karena kita berbelepotan dosa dan harta kita bercampur syubhat serta haram.
6. Mengapa kita diajak infaq dan shadaqah, karena kekikiran membelenggu tangan kita.
7. Mengapa kita? Apapun kita, penawarnya ada pada Ramadhan. Ramadhan aku akan selalu merindukanmu.
Jumat, 17 Agustus 2012
Kamis, 16 Agustus 2012
kutipan dari NUMBER one
>Majulah setiap ada kesempatan. Jika tidak ada kesempatan, ciptakanlah kesempatan.
>Barang siapa yang merasa sudah mencapai semua cita-citanya, mungkin telah memilih cita-cita yang terlalu rendah
> Bahkan jika saya mengetahui bahwa besok dunia akan kiamat, hari ini saya akan tetap menanam pohon apel saya.
>Anda tidak akan pernah bisa merencanakan masa depan hanya dengan bercermin pada masa lalu. Intuisi dan keberanian justru sangat berperan.
>Biasanya orang bisa lebih diyakinkan dengan alasan-alasan yang ditemukan sendiri, daripada yang diberikan orang lain.
>Orang yang paling tidak bahagia adalah orang yang paling takut terhadap perubahan.
>Penemuan terbesar adalah bila orang-orang sanggup mengubah keadaan mereka dengan mengubah cara berpikir mereka.
Rumus ekonomi ala Dr. Syafi'i antonio:
1. Zakat, Infaq, Shodaqoh
2. Emergency saving
3. Investasi
4. Menabung
5. Belanja
"Semakin seseorang memikirkan masa depan, maka akan semakin hemat"
Jumat, 10 Agustus 2012
KUTIPAN ROMADHAN
Tamu agung Ramadhan tinggal menyisakan 1/3 bagian "...merugilah
seseorang yg kedatangan bln Ramadhan hingga berlalu namun belum juga
mendapat ampunan...." sdh benar2 bertaubat? Sdh sungguh2 berdo'a, sdh
mujahadah beribadah? Melipatgandakan amal shaleh? Bercengkrama dgn al
Qur'an? Menebar infaq dan shadaqah? Jangan sampai menyesal, ditinggal
Ramadhan tanpa kesan.( al ustadz Ahmad Suharto)
BE BETTER THAN BEFORE PERSON
Jadilah manusia! kuat iman, kaya jasa dan kaya harta
semoga dirimu sama dengan seribu orang, bahkan sejuta. amien.
(Dr. KH. Abdullah Syukri Zarkasyi, M.A)
Langganan:
Komentar (Atom)
Sengketa Pilpres 2024 di Ajukan di Mahkamah Konstitusi
Foto Hanya Pemanis 😁 With Prof. Dr. Arief Hidayat , SH, M.S. salah satu Hakim Mahkamah Konstitusi RI Dalil permohonan kecurangan pilpres ...
-
Penulis ingin sampaikan kepada Dunia sebelum masuk materi, yakni jalan Kesenangan, kebahagiaan, kesuksesan, kejayaa...
-
mari kita tingkatin lagi rasa syukur kita dengan menghidupkan hati kita..hati kita.. kita hidupin. kita asah terus hati kita utnuk senantia...
-
bagaimana tidak kalau kita perhatikan nyanyian berikut "jagalah hati jangan kau kotori, jagalah hati lentera hidup ini" kutipan n...