1. Mengapa kita diwajibkan shiam (mengendalikan diri), karena kita sungguh terlalu sering melampaui batas.
2. Mengapa kita dianjurkan qiyamullail (bangun menghidupkan malam), karena kita sdh terlalu lama tidur bermalasan.
3. Mengapa kita diseru banyak berdo'a, karena kita sdh kehilangan orientasi hidup.
4. Mengapa kita dibukakan pintu ampunan, karena kita sdh terlalu jauh menyimpang dr jalan-Nya.
5. Mengapa kita harus berzakat (membersihkan diri dan harta), karena kita berbelepotan dosa dan harta kita bercampur syubhat serta haram.
6. Mengapa kita diajak infaq dan shadaqah, karena kekikiran membelenggu tangan kita.
7. Mengapa kita? Apapun kita, penawarnya ada pada Ramadhan. Ramadhan aku akan selalu merindukanmu.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Sengketa Pilpres 2024 di Ajukan di Mahkamah Konstitusi
Foto Hanya Pemanis 😁 With Prof. Dr. Arief Hidayat , SH, M.S. salah satu Hakim Mahkamah Konstitusi RI Dalil permohonan kecurangan pilpres ...
-
Penulis ingin sampaikan kepada Dunia sebelum masuk materi, yakni jalan Kesenangan, kebahagiaan, kesuksesan, kejayaa...
-
mari kita tingkatin lagi rasa syukur kita dengan menghidupkan hati kita..hati kita.. kita hidupin. kita asah terus hati kita utnuk senantia...
-
bagaimana tidak kalau kita perhatikan nyanyian berikut "jagalah hati jangan kau kotori, jagalah hati lentera hidup ini" kutipan n...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar