" Belajar lewat pengalaman kurang teliti kurang waspada kurang jeli, kurang peka kurang antusias, kurang perhatian dan masih banyak agi kekurangan kekurangan saya derita, ketika pagi hari ada seooarang yang ingin membeli bensin eceran ternyata tinggal satu itupun tidak mencukupi sebotol tapi itupun aku tidak melihat padahal itu bisa dijual meskipun hanya 4 ribu yang seharusnya 5 ribu, tapi mau bagaimana lagi, aku tidak melihat yang ada yang menjawab, adalah orang tua,ku denganlugas mengatakan belum kulakan lagi atau belum beli lagi bagaimana ini baru mau berangkat subhanallah aku terkesima mengalami kejadian yang kelihatan sederhana tapi sangan tbermakna bagiku" dari sini aku berfikir aku harus kawal dri, kawal keluarga, kawal masyarakat, bangsa, untuk maju, menyukseskan masa depan, yang gemilang dengan bekal IMan tentunya dan Takwa.
Selasa, 29 Januari 2013
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Sengketa Pilpres 2024 di Ajukan di Mahkamah Konstitusi
Foto Hanya Pemanis 😁 With Prof. Dr. Arief Hidayat , SH, M.S. salah satu Hakim Mahkamah Konstitusi RI Dalil permohonan kecurangan pilpres ...
-
Penulis ingin sampaikan kepada Dunia sebelum masuk materi, yakni jalan Kesenangan, kebahagiaan, kesuksesan, kejayaa...
-
mari kita tingkatin lagi rasa syukur kita dengan menghidupkan hati kita..hati kita.. kita hidupin. kita asah terus hati kita utnuk senantia...
-
bagaimana tidak kalau kita perhatikan nyanyian berikut "jagalah hati jangan kau kotori, jagalah hati lentera hidup ini" kutipan n...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar