Bagaimana tidak "suatu saat ketika kita kecil kita dikasih tahu sama orang tua atau siapa saja yang mengasuh kita ketika kita jatuh pasti yang dikasih tahu sama kita semasa kecil adalah KOdoknya sudah pergi, lantai nya nakal dan lain lain, sedang ini berdampak kepada suatu permisalan berikut ini : ada seorang murid yang datang terlambat pergi ke seekolahan kebetulan anak itu duduk dibangku SMP dengan lugas dia menjawab pertanyaan pak guru yang sudah siap menunggui anak anak yang ketinggalan masuk kelas " pak yang ketinggalan bukan saya saja koq, kemudian lagi pula yang salah tadi bisnya pak, ngak muncul, muncul, sobat sekalian dimana letak kejujuran nya kalau permisalan diatas.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Sengketa Pilpres 2024 di Ajukan di Mahkamah Konstitusi
Foto Hanya Pemanis 😁 With Prof. Dr. Arief Hidayat , SH, M.S. salah satu Hakim Mahkamah Konstitusi RI Dalil permohonan kecurangan pilpres ...
-
Penulis ingin sampaikan kepada Dunia sebelum masuk materi, yakni jalan Kesenangan, kebahagiaan, kesuksesan, kejayaa...
-
mari kita tingkatin lagi rasa syukur kita dengan menghidupkan hati kita..hati kita.. kita hidupin. kita asah terus hati kita utnuk senantia...
-
bagaimana tidak kalau kita perhatikan nyanyian berikut "jagalah hati jangan kau kotori, jagalah hati lentera hidup ini" kutipan n...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar