Selasa, 06 mei 2014
Alhamdulillah itulah kalimat yang barang kali sudah
sepatutnya ku ucapkan seperti biasanya uai Sholat shubuh aku biasanya menyimak
ngaji seorang mbah ( nenek) berumur
hampir 80 tahun beliau sangat baik hati betul barang kali buat saya beliau
adalah sosok yang tulus rajin ibadah semangat untuk dzikir dan ibadahnya bikin
saya mengelengkan kepala, melebihi semangatya anak muda barang kali untuk
meggunakan kekagumanku, beliau ketika saya datang kalimat yang diutarakan
pertama biasanya yakni menyakan puasa atau tidak mas dian, meskipun nama saya
bukan dian tapi berhubung orang tua barang kali susah mengucap zet, padahal
nama asliku zia malah jadi dian hihi tak apalah temanku saja yang
dari flores mempunyai nama Ismail menjadi Mangil, hihi, yach karena beliau akan
menyiapkan the kalau gak energen atau
sejenis minuman yang hagat di tambah
cemilan ringan, masyaAllah bagiku ini adalah sebuah kenikmatan yang arang kali
mempuyai nilai tersendiri selain aku sudah kayak diperlakukan bak anak sendiri,
ini merupakan cerminan akan penghormatan, terimakasih mbah semoga amal ibdahmu
menjadi pengatar di surge yang paling Baik
Tidak ada komentar:
Posting Komentar