Rabu, 09 Desember 2015

Kesekian kalinya Naskahku ditolak,,,hahahah pantang Menyerah, MENDUNIA DENGAN MENULIS DAN MEMBACA

Redaksi DIVA Press <sekred.divapress@gmail.com>

Dec 2 (8 days ago)


to me
   
Translate message
Turn off for: Indonesian
Salam sejahtera, semoga kita selalu berada dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa. Amin.
Dengan ini, kami memberitahukan bahwa naskah Anda yang berjudul “Refleksi Keindonesiaan” tidak lolos seleksi.
Dan, hal ini telah kami putuskan melalui mekanisme dan prosedur sebagaimana mestinya. Demikian pemberitahuan ini kami buat, semoga menjadi maklum.
Tetap berkarya, dan kami  tunggu karya-karya Anda selanjutnya.
Terima kasih

Hormat kami


Munnal Hani’ah
Sekretaris Redaksi DIVA Press


Note:
Sebagai tambahan informasi, berikut ini kami lampirkan tata cara mengirimkan penawaran naskah kepada kami, Penerbit DIVA Press:
1.   Jika naskah yang dikirimkan adalah naskah fiksi (novel/teenlit), penulis wajib melengkapi naskah tersebut dengan “sinopsis” yang dibuat dalam file terpisah dari isi naskah.
2.   Jika naskah yang dikirimkan adalah naskah nonfiksi (buku agama/buku anak/buku pelajaran, dan sebagainya), penulis wajib melengkapi naskah tersebut dengan “daftar isi” serta “uraian keunggulan” naskah yang ditawarkan dalam file yang terpisah dari isi naskah.
3.   Judul email diisi dengan format: penawaran naskah + judul naskah (kode naskah).
Misalnya:
Ke       : redaksi_divapress@yahoo.com
Judul   : penawaran naskah I Found My Heart (Teen)
4.   Jika naskah dikirim via pos atau diantar sendiri, silakan tulis judul dan kode naskah di sudut amplop sebelah kanan.
Misalnya:
Judul   : penawaran naskah Tuntunan Dzikir Sepanjang Hari (Ag)
5.   Kode naskah:
a.   (U)       :  untuk naskah buku umum, misalnya buku pelajaran umum, buku psikotes, buku traveling, dan sebagainya.
b.   (Ag)     :  untuk naskah buku agama Islam, misalnya buku tentang tata cara shalat, buku tentang manfaat puasa, buku wacana keislaman, dan sebagainya.
c.   (An)    :  untuk naskah buku anak, misalnya belajar membaca untuk anak, belajar membaca al-Qur’an untuk anak, belajar menggambar dan mewarnai, dan sebagainya.
d.   (Teen) :  untuk naskah buku remaja dan novel teenlit.
e.   (Nv)     :  untuk naskah novel selain novel remaja/teenlit.

Oleh _ oleh Dam Ciputat



IMM Djazman Al kindi dan Demokrasi Kampus IAIN Surakarta 2015
Dini, hari BEM IAIN Surakarta Mengadakan Pemilwa Hasil dari serangkaian pemilwa dimenangkan oleh pasangan nomor 2 dengan demikian bisa dinyatakan kabinet baru akan segera mengisi exekuitf mahasiswa, wjah demokrasi kampus akan segera terlihat pasca setelah kabinet yang baru ini bekerja, IMM sebagai  organisasi mahasiswa yang masih konsisten terhadap isu – isu kemahasiswaan tidak boleh gentar terhadap eforia demokrasi kita harus tetap mengawal penyelenggaraan dan terlibat aktif dalam dinamika kampus yang serba kompleks, tidak menyurutkan langkah IMM meskipun sempat dua kandidat DPM dari Tarbiyah dan Ekonomi belum mencapai harapan yang di inginkan, IMM harus bisa menjadi Organisasi yang konsisten menjalankan dakwahnya amar ma’ruf nahi munkar, semangat tajdid semangat pebaharuan yang dahulu pernah digelorakan oleh Muhammad Abdh, oleh Jalaluddin Al Afgani sehingga mempengaruhi Ahmad dahlan sebagai perwujudan Muhammadiyah, Modernis – reformis itulah watak pergerakan MUhammadiyah, sebagai hasil muktamar 47 dimakassar Muhammadiyah mengusung tema “ Gerakan Pencerahan menuju Indonesia berkermajuan” Apa makna dari Indonesia berkemajuan, apa makna dari gerakan pencerahan, hemat penulis, gerakan pencerahan adalah sematan sejak dahulu muhammadiyah selalu menyinari, menerangi, mencerdaskan, membebaskan, seorang tokoh revolusi dariiran “ Ali syariati dengan rousn fikrnya Teologi pembebasan, namun muhammadiyah yang berwatak moderat, dan wasatiyah, tidak kekanan dan tidak kekiri bisa dinisbatkan sebagai gerakan yang tengah, sehingga mampu menyesuaikan pada tantangan zaman, adapun makna pencerahan juga dekat sekali dengan  bagaimana kita mencerahkan diri kita, sebelum kita mencerahkan orang lain, begitu pula yang diajarkan Muhammad darwis ketika di kauman dia berupaya mencerdaskan dirinya sendiri, sehingga mampu dipahami oleh orang lain, Islam berkemajuan apa makna dari berkemajuan, dan bagaimana ciri – ciri dari maju, maju disini adalah pemikirannya, maju pola pikirnya, maju semangatnya, dan ada keinginan untuk lebih baik dan lebih baik lagi dari hari hari sebelumnya beroerientasi pada masa depan bukan masa lalu, [1] sehingga muhammadiyah tida seperti museum yang menceritakan masa depan, begitulah pengibaratan pak Jusuf kalla ketika meresmikan salah satu gedung di UIN Jakarta, semangat Immawan dan immawati harus melebihi bapak – bapak muhammadiyah dan ibu – ibu Asyiah, karena ditangan kitalah kemudian kelak tambuk kepemimpinan selanjutnya nasib bangsa kita ditentukan oleh para pemudanya hari ini, dahulu para pemuda Muhammadiyah cukup berkiprah dalam pentas kebangsaan seperti ki bagus hadi kusomo, salah satu peletak dasar Pancasila, soekarno yang bergabung di MUhammadiyah ketika dibengkulu dan hingga akhirnya diperistri oleh fatmawati dia sendiri juga terlibat aktiv di kegiatan Aisyiah, dan masih banyak lagi, sejarah telah mencatat kontribusi muhammadiyah, tidak bisa dikelakkan , terpuruknya negeri ini menjadi tanggung jawab muhammadiyah, rusaknya moral negeri ini , juga ditentukan dari sebera jauhnya Muhammadiyah peduli, didalam bukunya kuntowijoyo muhammadiyah tetap konsisten pada gerakan social dan keagamaan sehingga muhammadiyah tidak boleh kehilangan Ruh sebagai oraganisasi yang komitmen, sebagai edaran terakhir, saya ingin seluruh elemen mahasiswa peduli terhadap permasalahan negeri ini, kita tidak boleh apatis, dan ogah memberikan aspirasi karena dengan begitu mahasiswa mampu menjadi penyambung lidah rakyat, bukankah seperti itu, isu – isu nasional cukup membuat kita kenyng terhadap permasalahan negeri ini , belum lagi isu – isu transnasional, isu ekonomi yang terus menggerogoti negeri ini juga menjadi perhatian tersendiri bagi kaum muda.Abad Perjuangan IMMAwan dan IMMAwati Djazki.


[1] DAM ciputat Immawan zia pemateri oleh Hajriyanto M Thohari Mantan Wakil ketua MPR
Ditulis hari kamis, 10 Desember 2015

Sengketa Pilpres 2024 di Ajukan di Mahkamah Konstitusi

  Foto Hanya Pemanis 😁 With Prof. Dr. Arief Hidayat , SH, M.S. salah satu Hakim Mahkamah Konstitusi RI Dalil permohonan kecurangan pilpres ...