Kamis, 28 Februari 2019

KAPEKA




Goblok,
Brengsek,
Nyesek,
Merongrong,
Patut di Ragukan integritasnya,
Mengapa Kasus Novel sampai detik ini Tidak kunjung Terbukti,
kasus Century
kasus-kasus sederet di republik ini, aaaaaaah aku Ragukanmu wahai baju  Hijau,

tak perdulikan ente penegak hukum apapun itu,
tak perduli ente Yudikatif. Legislatif. Exekutif.

bongkar kasus yang nampak Didepan mata saja tak Mampu Apa itu ga Keblinger,

maafkanku atas ujaran cacianku. makianku
hanya aku tidak tahan hidup di atas kedzaliman,
hidup atas ketidak adilan,
hidup diatas kegelisahan

wahai dikau kalian adinda.

halo, halo, woooe halooo
dinda, dinda, adinda...
ayunda. kakanda...?
absurd......

lagi bobok ya? adinda...apa kalian tak tergerak Menyuarakan kebenaran,
yang jelas tak nampak di depan mata?

dinda takutkah?
dinda sedang menyidap penyakit apatiskah??


aaaaah kalian menyita waktu bangsaku,
mavia, cukong kelas Bangsat!


waspadalah dinda!!


i love u All Nitizen
Rumania, 01 Maret 2019
Ahmad Zia Khakim.
Calon Ketua KPK RI 2045

Korupsi

Pada saat ini betapa sukarnya, betapa ruwetnya menghadapi kejahatan yang satu ini, yaitu korupsi
Aku berjalan mencari kejujuran yang tidak tahu dimana itu alamatnya
Aku berjalan mencari kesederhanaan tak tahu itu dimana sembunyinya
Aku bertanya dimana tanggung jawab di laut manakah tenggelamnya
Aku berjalan mencari ketekunan dimana rimba tempat menghilangnya
Aku berjalan mencari keikhlasan. Rasanya sih ada, tapi dimana ya
Aku berjalan mencari kedamaian dimanakah dia melayangnya
Wahai kejujuran dan kesederhanaan, wahai tanggung jawab dan ketekunan, wahai keikhlasan dan kedamaian dimana gerangan kini kalian
Wahai kejujuran dimana kini kalian adanya
Kemudian kita lihat, kita lihat, ada yang berkumpul bersama-sama, bersama-sama, menghabisi ini, korupsi menghabisi ini
Pada saatnya ini ada beberapa ribu orang, ada beberapa ratus ribu, ada beberapa juta manusia di indonesia yang tidak tampak di layar televisi, yang tidak masuk koran, yang sama-sama berdoa semoga bangsa ini dilepaskan dari bencana kecurangan korupsi ini
Kita bersama-sama dengan mereka berdoa, ya Allah, ya Allah, ya Allah mudahkah kiranya, mudahkan kiranya


oleh Taufik Ismail, Penyair Senior Tanah Air, Guru Sastra Awak,

Rabu, 27 Februari 2019

KERANA CINTA



Kerana cinta duri menjadi mawar
kerana cinta cuka menjelma anggur segar
Kerana cinta keuntungan menjadi mahkota penawar
Kerana cinta kemalangan menjelma keberuntungan
Kerana cinta rumah penjara tampak bagaikan kedai mawar
Kerana cinta tompokan debu kelihatan seperti taman
Kerana cinta api yang berkobar-kobar
Jadi cahaya yang menyenangkan
Kerana cinta syaitan berubah menjadi bidadari
Kerana cinta batu yang keras
menjadi lembut bagaikan mentega
Kerana cinta duka menjadi riang gembira
Kerana cinta hantu berubah menjadi malaikat
Kerana cinta singa tak menakutkan seperti tikus
Kerana cinta sakit jadi sehat
Kerana cinta amarah berubah
menjadi keramah-ramahan

KEARIFAN CINTA
CINTA yang dibangkitkan
oleh khayalan yang salah
dan tidak pada tempatnya
bisa saja menghantarkannya
pada keadaan ekstasi.
Namun kenikmatan itu,
jelas tidak seperti bercinta dengan kekasih sebenarnya
kekasih yang sedar akan hadirnya seseorang
CINTA
“Dia adalah, orang yang tidak mempunyai ketiadaan,
Saya mencintainya dan Saya mengaguminya,
Saya memilih jalannya dan Saya memalingkan muka ke jalannya.
Setiap orang mempunyai kekasih, dialah kekasih saya,
Kekasih yang abadi. Dia adalah orang yang Saya cintai,
Dia begitu indah, oh dia adalah yang paling sempurna.
Orang-orang yang mencintainya adalah para pecinta
yang tidak pernah sekarat. Dia adalah dia dan
dia dan mereka adalah dia.Ini adalah sebuah rahasia
Jika kalian mempunyai cinta, kalian akan memahaminya.
CINTA : LAUTAN TAK BERTEPI
Cinta adalah lautan tak bertepi
langit hanyalah serpihan buih belaka.
Ketahuilah langit berputar karena gelombang Cinta
Andai tak ada Cinta, Dunia akan membeku.
Bila bukan karena Cinta,
Bagaimana sesuatu yang organik berubah menjadi tumbuhan?
Bagaimana tumbuhan akan mengorbankan diri demi memperoleh ruh (hewani)?
Bagaimana ruh (hewani) akan mengorbankan diri demi nafas (Ruh) yang menghamili Maryam?
Semua itu akan menjadi beku dan kaku bagai salju
Tidak dapat terbang serta mencari padang ilalang bagai belalang.
Setiap atom jatuh cinta pada Yang Maha Sempurna
Dan naik ke atas laksana tunas.
Cita-cita mereka yang tak terdengar, sesungguhnya, adalah
lagu pujian Keagungan pada Tuhan.
PERIH CINTA
Perih Cinta inilah yang membuka tabir hasrat pencinta:
Tiada penyakit yang dapat menyamai dukacita hati ini.
Cinta adalah sebuah penyakit karena berpisah, isyarat
Dan astrolabium rahasia-rahasia Ilahi.
Apakah dari jamur langit ataupun jamur bumi,
Cintalah yang membimbing kita ke Sana pada akhirnya.
Akal ’kan sia-sia bahkan menggelepar ’tuk menerangkan Cinta,
Bagai keledai dalam lumpur: Cinta adalah sang penerang Cinta itu sendiri.
Bukankah matahari yang menyatakan dirinya matahari?
Perhatikanlah ia! Seluruh bukit yang kau cari ada di sana.

PERNYATAAN CINTA


Bila tak kunyatakan keindahan-Mu dalam kata,
Kusimpan kasih-Mu dalam dada.
Bila kucium harum mawar tanpa cinta-Mu,
Segera saja bagai duri bakarlah aku.
Meskipun aku diam tenang bagai ikan,
Tapi aku gelisah pula bagai ombak dalam lautan
Kau yang telah menutup rapat bibirku,
Tariklah misaiku ke dekat-Mu.
Apakah maksud-Mu?
Mana kutahu?
Aku hanya tahu bahwa aku siap dalam iringan ini selalu.
Kukunyah lagi mamahan kepedihan mengenangmu,
Bagai unta memahah biak makanannya,
Dan bagai unta yang geram mulutku berbusa.
Meskipun aku tinggal tersembunyi dan tidak bicara,
Di hadirat Kasih aku jelas dan nyata.
Aku bagai benih di bawah tanah,
Aku menanti tanda musim semi.
Hingga tanpa nafasku sendiri aku dapat bernafas wangi,
Dan tanpa kepalaku sendiri aku dapat membelai kepala lagi.
TANPA CINTA, SEGALANYA TAK BERNILAI
Jika engkau bukan seorang pencinta,
maka jangan pandang hidupmu adalah hidup
Sebab tanpa Cinta, segala perbuatan tidak akan
dihitung Pada Hari Perhitungan nanti
Setiap waktu yang berlalu tanpa Cinta,
akan menjelma menjadi wajah yang memalukan dihadapanNya.
Burung-burung Kesedaran telah turun dari langit
dan terikat pada bumi sepanjang dua atau tiga hari
Mereka merupakan bintang-bintang di langit
agama yang dikirim dari langit ke bumi
Demikian pentingnya Penyatuan dengan Allah
dan betapa menderitanya Keterpisahan denganNya.
Wahai angin, buatlah tarian ranting-ranting
dalam zikir hari yang kau gerakkan dari Persatuan
Lihatlah pepohonan ini ! Semuanya gembira
bagaikan sekumpulan kebahagiaan
Tetapi wahai bunga ungu, mengapakah engkau larut dalam kepedihan ?
Sang lili berbisik pada kuncup : “Matamu yang menguncup akan segera mekar. Sebab engkau telah merasakan bagaimana Nikmatnya Kebaikan.”
Di manapun, jalan untuk mencapai Kesucian Hati
adalah melalui Kerendahan Hati.
Hingga dia akan sampai pada jawaban “YA” dalam pertanyaan :
“Bukankah Aku ini Rabbmu ?”


Oleh Rumi

bukan olehku loeh ya...
aku tahu kalian pecinta kan...hehehe.
nice read thanks nitizen..

Selasa, 26 Februari 2019

"Bangun Teroooooos"


#seraya menambah slogan GasPoL

# Pembangunan dimulai dengan menggemukkan pertumbuhan,

#kota-kota di sulap oleh Penyihir-penyihir dengan berdirinya Pabrik-pabrik alias Korporasi

# Aduuh logika mana yang harus ku pakai, dangkal memang pikiranku,

# petani kian hari makin terkikis, profesi ini tak lagi menarik,
#mana ada cita-cita anak negeri ini jadi petani hari ini?

#dikau kalian mau makan apa?? lahan tak punya?!
#Koq begituh  lantang dikau tolak Impor Aaaaaah negeriku sedang menderung bingungkan masa depannya!

#demi anak cucunya katanya, aaaaaah koq aku g percaya....

#lukisan-lukisan itu membuatku kian hari kian murung tentang negeriku,

# seolah suram, gelap, penuh dengan peristiwa bencana yang menguncangkan

#ambisi kemajuan selalu jadi panglima opini, aaaaaah

#aku ingin putus asa, namun Agamaku melarangnya.


Thanks For read
I love U All
A Zia Khakim
new zeland, 27 Feb 2019

Alam Ghaib


#Renungi dunia Maya hari ini, Berjejalan informasi.

#situasi hari ini memang horor
kerena dengan mudah orang memproduksi Hoax dan ujaran kebencian, bahkan pembacanyapun sangat lumayan,
seraya sumpek karena begitu banyak bermunculan, tapi tak apa.!

# alihkan dan edukasi mereka memproduksi ujaran imaginatif, inspiratif lagi indah dimata, sedap di akal sehat.

#maka tentu kerja menulis bukan kerja tehnis, tapi lambang dari kerja penyadaran.

# selamat semangat memangun bangsa dengan karya!
#Wahai dikau kalian anak muda, jangan alpa masa depan Bangsa, teruslah berkhidmat dengan karya! sekuat tenaga!

#Karena kualitas bangsa ada ditangan kita semua!
#Rindukan Indonesia baru 2045
# Ganyaaaang Malaysiaaaaaa sorak Soekarno.
# Ganyaaaaaang Amerika.

Thanks For Read
I Love U All
A zia Khakim.
new delhi, 27 Feb 2019

Senin, 25 Februari 2019

Arah Umat




Ku Tak tahu Arah, Umat hari ini harus dibawa kemana?

Kau ini bagaimana? tak perdulikan ucapanmu, saat umat sedang sensitif kau bilang soal tudingan-tudingan tanah, dikalangamu sendiri kau Alpa,

Apakah Bung karno, Bung Hatta, Syahrir dan tokoh -tokoh bangsa dahulu mengerjakan itu!
wahai para politisi Gadungan.
naik kelaslah menjadi Negarawan dan bangsawan.
sudahi Kepentingan Golonganmu! ku mohon dengan sangat amat!


wahai tuan dan puan! Rakyat akan jadi korbanmu

Masih bisa-bisanya, Kau katakan pengajian-pengajian itu radikal, tapi kau sendiri mengancam tak pakai akal. Kau suruh kami hargai beragam, kau sendiri main ancam

Kau ini bagaimana?

Kau ini bagaimana? Kau bilang bebas berpendapat, aku datang Pengajian, kau tuduh aku dibayar, aku tak datang Perhelatan umat, kau klaim persatuan sudah bubar

Kau ini bagaimana? Tuan dan puan ?


Kau ini bagaimana?
kami angkat merah putih kau curigai, kami angkat suara kau tuduh aku tak cinta negeri, aku tak angkat bicara, apapun itu kau bilang nuraniku sudah mati
sudahilah semua Ego Ugal-ugalanmu tanpa ketauladanan,
negeri kita butuh penyejuk pemersatu umat. bukan pemecah belahan dan polarisasi terus terusan!

Kau ini bagaimana? Kau bilang Indonesia mau dipecah-belah, tapi melihat persatuan ummat engkau marah,
terhadap para penjajah negeri malah engkau ramah

Aaaaaaaaaaah aku bingung!
usyikum,
Luruhnya negeriku, tak membuatku pesimis justru semakin optimis dan tertantang! Semoga nitizen juga demikian

Thanks for read
I love u All Nitizen



New York, Ahmad Zia Khakim,
Pegiat Darwis Foundation

Minggu, 24 Februari 2019

islam with Progress


Bacalah dengan makna seluas luasnya...
Exsplorasilah...
reseachlah...
Menelitilah...
Lakukanlah pencermatan-pencermatan untuk peradaban

Social Caracter Change
perubahan terjadi niscaya dimulai dari diri sendiri,

# hai kau kalian yang membaca tulisan ini, sudahkah kalian semua memakmurkan bumi ini?
# hai kau kalian yang membaca tulisan ini, apakah semesta kehidupan ini mengenal jejak penghambaanmu?


Aku merasa dunia kita seperti kembali Ke Jahiliyah,
padahal Nabiyuna telah menghantarkan Dunia, kepada dunia yang berKeadaban (Civilization)

Aku kembali merenung

#Sudahkah Negara kita Aqil Baligh?

#Memang tak ada di belahan dunia  manapun, negara yang tidak ada Konflik,

#tapi Tolonglah wahai Tuan dan Puan Pastikan ada solusinya.

Apakah Pendidikan kita hari ini sudah kuat betul?
sudahkah bangsa kita menguasai Ilmu Pengetahuan??

Ingin hidup di alam mimpikah? Dikau kalian?

sudahkah kita menjadi insan muslim yang kompetitif?
sudahkah kita menjadi insan muslim yang yadul ulya, tangan diatas !
Think Give No Take!

Thanks For Read !
I love U All

oleh A Zia Khakim
Meulborn, 24 February 2019

Sabtu, 23 Februari 2019

Semesta datang, Sebelum Dunia



Rahim
proses
manusia
alam
wahyu
akal
ruh

perjalanan hidup
tertatih
tantangan,
peluang,

semua hal tentang dunia
sikapilah dengan wajar-wajar saja,
tak perlu berlebihan

hidup ini so must going on!
hidup ini terus akan berjalan tanpamu, tanpaku, tanpa dikau kalian semua!

jangan lupakan harimu dengan niat ibadah agar ringan!
jangan lupakan harimu dengan mimpi untuk bermanfaat, agar makin barokah!
jangan lupakan Dzikir tiap detikmu, tiap hela nafasmu, agar dikau kalian di ingatNya selalu !

salam Semesta datang, sebelum Dunia!
oleh A Zia Khakim


Portugal, 23 Februari 2019

Selasa, 19 Februari 2019

43- Selesai


43.              الرِّفْقُ بِالضَّعِيْفِ مِنْ خُلُقِ الشَّرِيْفِ

43. kelemah-lembutan kepada orang yang lemah itu adalah
      suatu perangai orang yang mulia.


44.              فَجَزَاءُ سَيِّئَةٍ سَيِّئَةٌ مِثْلُهَا

44. Balasan suatu kejahatan itu adalah kejahatan yang
      sama dengannya.


45.              تَرْكُ الجَوَابِ عَلىَ الجَاهِلِ جَوَابٌ

45. Tidak menjawab atas orang yang bodoh itu adalah
       jawaban.

46.              مَنْ عَذُبَ لِسَانُهُ كَثُرَ إِخْوَانُهُ

46. Siapa yang manis tutur katanya banyak saudaranya.


47.              إِذَا تَمَّ العَقْلُ قَلَّ الكَلاَمُ

47. Jika akal sempurna sedikit bicara.


48.              مَنْ طَلَبَ أَخًا بِلاَ عَيْبٍ بَقِيَ بَلاَ أَخٍ

48. Siapa yang mencari saudara yang tidak bercela, ia akan
      tetap tidak mempunyai saudara.


49.              قُلِ الحَقَّ وَلَوْ كَانَ مُرًّا

49. Katakan yang benar, walaupun pahit.


50.              خَيْرُ مَالِكَ مَا نَفَعَكَ

50. Sebaik-baik hartamu adalah yang bermanfaat bagimu.


51.              خَيْرُ الأُمُوْرِ أَوْسَاطُهَا

51. Sebaik-baik perkara itu adalah pertengahanya (yang
      sederhana).


52.              لِكُلِّ مَقَامٍ مَقَالٌ وَلِكُلِّ مَقَالٍ مَقَامٌ

52. Setiap tempat ada pembicaraannya, dan setiap
      pembicaraan ada tempatnya.


53.              إِذاَ لمَ ْ تَسْتَحْيِ فَاصْنَعْ مَا شِئْتَ

53. Jika kamu tidak malu, maka perbuatlah apa yang kamu
      kehendaki. 

54.            لَيْسَ العَيْبُ لِمَنْ كَانَ فَقِيْرًا بَلِ العَيْبُ لِمَنْ
      كَانَ بَخِيْلاً
54. Cela itu bukan bagi orang fakir, tapi cela itu bagi orang
      kikir.


55.            لَيْسَ اليَتِيْمُ الَّذِي قَدْ مَاتَ وَالِدُهُ بَلِ اليَتِيْمُ
      يَتِيْمُ العِلْمِ وَالأَدَبِ
55. Yatim bukan yang telah meninggal orang tuanya, tapi
      (sebenarnya) yatim itu adalah yatim ilmu dan budi
      pekerti.


56.            لِكُلِّ عَمَلٍ ثَوَابٌ وَلِكُلِّ كَلاَمٍ جَوَابٌ

56. Setiap pekerjaan itu ada balasannya, dan setiap
      perkataan itu ada jawabannya.


57.              وَعَامِلِ النَّاسَ بِمَا تُحِبُّ مِنْهُمْ دَائِماً

57. Pergaulilah manusia itu dengan apa yang selalu kamu
      inginkan mereka.
  

58.              هَلَكَ امْرُؤٌ لَمْ يَعْرِفْ قَدْرَهُ

58. Orang yang tidak tahu diri itu akan hancur.


59.              رَأْسُ الذُّنُوْبِ الكَذِبُ

59.Pokok dosa itu, adalah kebohongan.


60.              مَنْ ظَلَمَ ظُلِمَ
60. Siapa yang menganiaya akan dianiaya.


61.            لَيْسَ الجَمَالُ بِأَثْوَابٍ تُزَيِّنُنُا إِنَّ الجَمَالَ جمَاَلُ
      العِلْمِ وَالأَدَبِ
61. Kecantikan itu bukan karena pakaian yang menghiasi
      kita, sesungguhnya kecantikan itu ialah kecantikan
  karena ilmu dan kesopanan.


62.            لاَ تَكُنْ رَطْباً فَتُعْصَرَ وَلاَ يَابِسًا فَتُكَسَّرَ

62. Janganlah bersikap lemah, sehingga diperas, dan

      jangan bersikap keras, sehingga dipatahkan.

63.              مَنْ أَعاَنَكَ عَلىَ الشَّرِّ ظَلَمَكَ

63. Membantu berbuat jahat berarti ia menganiayamu.


64.            أَخِي لَنْ تَنَالَ العِلْمَ إِلاَّ بِسِتَّةٍ سَأُنْبِيْكَ عَنْ تَفْصِيْلِهَا بِبَيَانٍ: ذَكَاءٌ وَحِرْصٌ وَاجْتِهَادٌ
وَدِرْهَمٌ وَصُحْبَةُ أُسْتَاذٍ وَطُوْلُ زَمَانٍ
64. Saudaraku! Kamu tidak akan mendapatkan ilmu,
      kecuali dengan enam perkara, akan aku beritahukan
      perinciannya dengan jelas :
        - Kecerdasan
        - Ketamakan (terhadap ilmu)
        - Kesungguhan
        - Uang (biaya)
        - Dekat dengan Guru
        - Waktu yang lama


65.            العَمَلُ يَجْعَلُ الصَّعْبَ سَهْلاً
65. Berbuat itu menyebabkan yang sukar menjadi mudah.


66.              مَنْ تَأَنَّى نَالَ مَا تَمَنَّى
66. Siapa yang berhati-hati akan mendapatkan apa yang ia
      cita-citakan.

67.              اُطْلُبِ العِلْمَ وَلَوْ بِالصِّيْنِ
67. Tuntutlah ilmu walaupun di negeri Cina.


68.              النَّظَافَةُ مِنَ الإِيْمَانِ
68. Kebersihan itu bagian dari iman.


69.              إِذَا كَبُرَ المَطْلُوْبُ قَلَّ المُسَاعِدُ
69. Jika tuntutan itu besar, maka akan sedikit penolongnya.


70.            لاَ خَيْرَ فيِ لَذَّةٍ تَعْقِبُ نَدَماً
70. Tidak ada kebaikan dalam kenikmatan yang
       mengakibatkan penyesalan.


71.              تَنْظِيْمُ العَمَلِ يُوَفِّرُ نِصْفَ الوَقْتِ
71. Pengaturan pekerjaan menghemat separoh waktu.
  


72.              رُبَّ أَخٍ لَمْ تَلِدْهُ وَالِدَةٌ
72. Kebanyakan saudara itu tidak dilahirkan oleh satu ibu.


73.              دَاوُوْا الغَضَبَ بِالصُّمْتِ
73. Obatilah kemarahan itu dengan diam


74.              الكَلاَمُ يَنْفُذُ مَالاَ تَنْفُذُهُ الإِبَرُ
74. Perkataan itu dapat menembus apa yang tidak bisa
      ditembus oleh jarum.


75.              لَيْسَ كُلُّ مَا يَلْمَعُ ذَهَباً
75. Tidak setiap yang mengkilat itu emas.


76.              سِيْرَةُ المَرْءِ تُنْبِئُ عَنْ سَرِيْرَتِهِ
76. Perilaku seseorang itu menunjukkan rahasianya.


77.              قِيْمَةُ المَرْءِ بِقَدْرِ مَا يُحْسِنُهُ
77. Nilai seseorang itu sebesar kebaikannya.


78.              صَدِيْقُكَ مَنْ أَبْكَاكَ لاَ مَنْ أَضْحَكَكَ
78. Temannmu adalah orang yang membuatmu menangis
bukan orang yang membuatmu tertawa.


79.              عَثْرَةُ القَدَمِ أَسْلَمُ مِنْ عَثْرَةِ اللِّسَانِ
79. Tergelincirnya kaki itu lebih selamat dari pada
       tergelincirnya lidah.


80.              خَيْرُ الكَلاَمِ مَا قَلَّ وَدَلَّ
80. Sebaik-baik pembicaraan itu ialah yang singkat dan
      jelas.


81.              كُلُّ شَئٍ إِذَا كَثُرَ رَخُصَ  إِلاَّ الأَدَبَ
81. Segala sesuatu itu apabila banyak menjadi murah,

kecuali budi pekerti.

       
82.              أَوَّلُ الغَضَبِ جُنُوْنٌ وَآخِرُهُ نَدَمٌ

82. Permulaan marah itu kegilaan dan akhirnya
      penyesalan.


83.              العَبْدُ يُضْرَبُ بِالعَصَا وَالحُرُّ يَكْفِيْهِ بِالإِشَارَةِ
83. Hamba sahaya itu dipukul dengan tongkat, dan orang
      yang merdeka  cukup dengan isyarat.


84.              اُنْظُرْ مَا قَالَ وَلاَ تَنْظُرْ مَنْ قَالَ
84. Lihatlah apa yang dikatakan (diucapkan) dan jangan
      melihat siapa yang mengatakan.


85.              الحَسُوْدُ لاَ يَسُوْدُ
85. Pendengki itu tidak akan mulia.


86.              الأَعْمَالُ بِخَوَاتِمِهَا
  
86. Tiap-tiap pekerjaan itu dengan penyelesaiannya.

87.            إِلهِي لَسْتُ لِلْفِرْدَوْسِ أَهْلاً #
                       وَلاَ أَقْوَى عَلىَ النَّارِ الجَحِيْمِ
      فَهَبْ ليِ تَوْبَةً وَاغْفِرْ ذُنُوْبيِ #    
                         فَإِنَّكَ غَافِرُ الذَّنْبِ العَظِيْمِ
ذُنُوْبيِ مِثْلُ أَعْدَادِ الرِّمَالِ    #
                         فَهَبْ ليِ تَوْبَةً يَاذاَالجَلاَلِ
وَعُمْرِي نَاقِصٌ فيِ كُلِّ يَوْمٍ #                                  وَذَنْبيِ زَئِدٌ كَيْفَ احْتِمَالِ
إِلهِي عَبْدُكَ العَاصِي أَتَاكَ   #      
                  مُقِرًّا  بِالذُّنُوْبِ وَقَدْ دَعَاكَ
      وَإِنْ تَغْفِرْ فَأَنْتَ لِذَا أَهْلٌ  #          
                        فَإِنْ تَطْرُدْ فَمَنْ نَرْجُو سِوَاكَ

Wahai Tuhanku ! Aku bukanlah ahli surga # tapi aku tidak
kuat dalam neraka.

Maka berilah aku taubat (ampunan) dan ampunilah dosaku # sesungguhnya Engkau Maha Pengampun dosa yang besar.

Dosaku bagaikan bilangan pasir # maka berilah aku taubat
 wahai Tuhanku yang memiliki keagungan.

Umurku berkurang setiap hari # sedang dosaku selalu
bertambah, bagaimana aku menanggungnya.

Wahai, Tuhanku! Hamba Mu yang durhaka telah datang
kepada Mu # dengan mengakui segala dosa, dan telah memohon kepada Mu.

Maka jika Engkau mengampuni, Engkaulah pemilik
ampunan # tetapi jika Engkau menolak, kepada siapa lagi
 aku mengharap selain kepada Engkau?

Sengketa Pilpres 2024 di Ajukan di Mahkamah Konstitusi

  Foto Hanya Pemanis 😁 With Prof. Dr. Arief Hidayat , SH, M.S. salah satu Hakim Mahkamah Konstitusi RI Dalil permohonan kecurangan pilpres ...