Senin, 25 Februari 2019

Arah Umat




Ku Tak tahu Arah, Umat hari ini harus dibawa kemana?

Kau ini bagaimana? tak perdulikan ucapanmu, saat umat sedang sensitif kau bilang soal tudingan-tudingan tanah, dikalangamu sendiri kau Alpa,

Apakah Bung karno, Bung Hatta, Syahrir dan tokoh -tokoh bangsa dahulu mengerjakan itu!
wahai para politisi Gadungan.
naik kelaslah menjadi Negarawan dan bangsawan.
sudahi Kepentingan Golonganmu! ku mohon dengan sangat amat!


wahai tuan dan puan! Rakyat akan jadi korbanmu

Masih bisa-bisanya, Kau katakan pengajian-pengajian itu radikal, tapi kau sendiri mengancam tak pakai akal. Kau suruh kami hargai beragam, kau sendiri main ancam

Kau ini bagaimana?

Kau ini bagaimana? Kau bilang bebas berpendapat, aku datang Pengajian, kau tuduh aku dibayar, aku tak datang Perhelatan umat, kau klaim persatuan sudah bubar

Kau ini bagaimana? Tuan dan puan ?


Kau ini bagaimana?
kami angkat merah putih kau curigai, kami angkat suara kau tuduh aku tak cinta negeri, aku tak angkat bicara, apapun itu kau bilang nuraniku sudah mati
sudahilah semua Ego Ugal-ugalanmu tanpa ketauladanan,
negeri kita butuh penyejuk pemersatu umat. bukan pemecah belahan dan polarisasi terus terusan!

Kau ini bagaimana? Kau bilang Indonesia mau dipecah-belah, tapi melihat persatuan ummat engkau marah,
terhadap para penjajah negeri malah engkau ramah

Aaaaaaaaaaah aku bingung!
usyikum,
Luruhnya negeriku, tak membuatku pesimis justru semakin optimis dan tertantang! Semoga nitizen juga demikian

Thanks for read
I love u All Nitizen



New York, Ahmad Zia Khakim,
Pegiat Darwis Foundation

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Sengketa Pilpres 2024 di Ajukan di Mahkamah Konstitusi

  Foto Hanya Pemanis 😁 With Prof. Dr. Arief Hidayat , SH, M.S. salah satu Hakim Mahkamah Konstitusi RI Dalil permohonan kecurangan pilpres ...