Selasa, 20 Agustus 2019

Nasehat Ust Syarief Abadi




Dialog saya, dan Kyai besar Hariz, Pengusaha besar Yusron dengan Guru paling Sepuh dan senior di Gontor 1 yakni Ust Syarief Abadi,
Disela sela sebelum menyampaikan Tausiyah Walimatul urs untuk saudara kami Sunardi dan mempelai. saya dan teman-teman duduk disamping beliau sembari bertanya-tanya kesehatan dan keadaan keluarga beliau termasuk putra/putrinya yang masih bersekolah di dalam dan luar negeri, hingga persoalan dinamika pondok, kiprah para alumni dan seterusnya, ada julukan untuk beliau yakni  "paku bumi gontor" salah satu yang "doanya Mustajab di Gontor ya beliau adalah ust syarief abadi". Guru Ushul fiqh,Fiqh, bidayatul Mujtahid, Hadis dkk, beliau rujukan para asatidz gontor se Indonesia,
beberapa kali saya bertanya lebih tua mana Ust Syarief abadi dengan Prof. Dien Syamsuddin? owwwwwh dia Murid saya, Saya Guru dya masih kelas 3, saya yang mengajar, sembari flasback nostalgia "dahulu terakhir ketemu di Mina pas saya haji ketika SBY masih jadi Menteri saya juga berjumpa, sepulang haji saya laporan ke Kyai Syukri, Nampaknya Hajad Pak SBY mau jadi Presiden di Kabulken! Hehe sembari senyum tertawa lepas ringan

kalau dengan Emha Ainun Najib? owwwwh Cak Nun itu satu angkatan dengan saya, dia itu nakal, mentang-mentang dia sekolah SRnya sudah di Gontor Satelit, punya Pak Carik jadi agak kemlinti. hehehe sambil tertawa ringan,

Owh iya Cita-cita trimurti pendiri Gontor supaya ada Seribu Gontor alhamdulillah perlahan sudah terwujud seindonesia bahkan se Dunia. "teringat ada Grand Mufti dari Mesir Seikhul  Al Azhar " mewasiatkan agar terjadi Betulan 1000 Gontor di Indonesia

banyak obrolan-obrolan ringan teduh, mengalir sembari mengobati rindu dan rasa ingin belajar kembali kepada beliau.
seraya kami sebagai alumni meminta doa agar kelak jadi orang besar bisa punya jutaan manfaat untuk umat.

pesan beliau tapi ingat "selalu akan ada ujian dalam hidup" kalau ujian besar berarti kamu akan jadi orang besar dan seterusnya" lihat kisah-kisah nabi, semua penuh ujian dan tantangan" sembari saya menyebut Musa Musuh bebuyutannya Fir'aun, ust syarief abadi menambahi "Rosulullah" kepalanya diinjek di lempari tai, dan seterusnya Tapi apa yang beliau lakukan?? Fainnahum laya'lamuuuun..."mereka adalah orang tidak tahu dan mengerti" maka beliau memakluminya.

20 Agustus 2019

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Sengketa Pilpres 2024 di Ajukan di Mahkamah Konstitusi

  Foto Hanya Pemanis 😁 With Prof. Dr. Arief Hidayat , SH, M.S. salah satu Hakim Mahkamah Konstitusi RI Dalil permohonan kecurangan pilpres ...