Sabtu, 06 Agustus 2016

other ekonomi

Allah itu Maha Kaya. Tanggung amat berharap dan meminta kepada Allah. Negara ini pun, bahkan bisa tergadai dan menggadaikan kehormatan, kemuliaan, dan kedaulatan dirinya. Kapan? Bila ekonominya ekonomi berhutang. Sekali berhutang, maka bisa jadi bila tanpa keinginan kuat, apalagi plus ada kejahatan dan pengkhianatan fee dan lain-lain kejahatan, maka yang ada hutang hanya akan bertambah dan makin menjerat.
Ekonomi asli Indonesia itu, Ekonomi Gotong Royong. Nah, apalagi keluarga atau individu-individu kita? Bebaskan diri dari berhutang. Cukup saya saja yang merasakan pahit dan getirnya berhutang.
Ayo bangun dengan Ekonomi Dhuha, Ekonomi Tahajjud, Ekonomi Shalawat, Ekonomi Quran, Ekonomi Zikir, Ekonomi Sedekah, Ekonomi Sajadah dan Doa. Bangun perekonomian dengan Ekonomi Kreatifitas, Ekonomi Ilmu, Ekonomi Ekonomi Mikir dan Gerak, yakni mikir dan gerak terus, dan Ekonomi Sabar. Menyabarkan dalam mencapai hasil dan keinginan.
Ini yang harus diajarkan di pelajaran-pelajaran ekonomi mulai dari TK sampai dengan S3.
Apalagi Allah Maha Kaya. Allah Memberi Tanpa Syarat Se-enak-Nya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Sengketa Pilpres 2024 di Ajukan di Mahkamah Konstitusi

  Foto Hanya Pemanis 😁 With Prof. Dr. Arief Hidayat , SH, M.S. salah satu Hakim Mahkamah Konstitusi RI Dalil permohonan kecurangan pilpres ...