Rabu, 11 Juli 2018

Surat Terbuka.


Assalamualaikum wr wb.
YTH Kepada :
Untuk para penguasa negeri ini,
Janganlah Tuan, puan Semena-mena ketika berkuasa.

Semua Harga Dari hari ke hari makin Melambung dan meroket. Kami Paham negeri kita sumpah, betul- betul Kaya, SDA melimpah Ruah. Jangan sama-sama kita ingkari Rahmat ini.

Tuan dan Puan di Manapun kalian berada. Baik di Pusat, Provinsi, ataupun Daerah hingga lefel RT dan RW. Amanah di pundak kalian bukanlah Mainan, (Laisa La'bun)
Amanah Berupa Uang Tunai kenapa sering Tak sampai??
Mafia dimana - mana.? Ada yang bisa menjawabnya?m
Jaminan keamanan demokrasi seolah-olah sudah Mengcover semuanya.??
Padahal tidak, sama sekali tidak.!!


Tuan dan Puan Tolong dengar Rakyat di Grassroots, jangan kau turuti Nafsu Aseng asing yang menggerogoti Negeri kita. Alih-alih Kong kalikong lingkaran kalian, bedebah.

Infrastruktur-infrastruktur,  iya penting, penting, Tapi lebih penting manusianya. Jangan kau Khianati amanah Rakyat yang sakral dan suci ini.

Pusaka Garuda bernama Pancasila bisa saja runtuh karena Ulahmu, ulah kita tak mencerminkan sama sekali, Nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, keadilan, persatuan dan transparansi.

Kemiskinan nilai nampak dimana-mana, jangan kau tambah labrak kebodohan Rakyat Republik ini. Dengan Kekuasaan mu yang semena-mena.

Rabu, 11 Juli 2018, 17: 05

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Sengketa Pilpres 2024 di Ajukan di Mahkamah Konstitusi

  Foto Hanya Pemanis 😁 With Prof. Dr. Arief Hidayat , SH, M.S. salah satu Hakim Mahkamah Konstitusi RI Dalil permohonan kecurangan pilpres ...