Rabu, 30 Januari 2019

memimpikan sesuatu.



Tiap hari kita berujar kebencian.
tapi kau menggembar gemborkan kedamaian....

tiap hari kita melakukan perpecahan
tiba-tiba kau mengembar gemborkan persatuan...

tiap hari kita tak memberi suri tauladan bekerjasama membangun dalam sistem..
tiba-tiba kau mengembar gemborkan Gotong  Royong.


tiap hari kita acuh tak acuh urusan publik,
tiba-tiba kau mengembar gemborkan Keperdulian


tiap hari kau buat narasi keblinger
tiba-tiba kau mengembar gemborkan sistem yang cuamik... kerja modern...


aku alpa pada diriku....
aku sirna dalam kecongkakan...
aku hilang ditelan pusaran gelapnya malam.....



bercitalah mewujudkan yang dikau wujudkan...
sesungguhnya ada Yang Maha yang menunggumu...
sekalipun dikau dipusaran kemustahilan...



a. zia Kh Abdi.
Istanbul,  31 Januari 2019


Selasa, 29 Januari 2019

Percayailah Kebaikan




Kita di seru, ! olehNyA seluruh Alamat Raya ini
tak terkecuali Tumbuhan. gunung jalan dan lainnya.. apalagi manusia...
berlombalah...
untuk ciptakan kebaikan!!

khoiroot.
Walikulliwwijhatun Huwa muwalliha..
Fastabiqul Khoirot.... (Kebaikan)  Khoiroot

bukan Fastabiqul Quwwah... (kekuatan, kehebatan,  kecerdasan dll dsb....)

tapi Khoirooot... Kebaikan
maka Ciptakanlah sebanyak mungkin kebaikan-kebaikan.. alias Berkompetisilah dalam berbuat kebaikan-kebaikan...


negara ini terpuruk karena tidak menghargai kebaikan-kebaikan...


maka hargailah kebaikan...
maka bangsa ini,  negeri ini akan selamat!!!

kata kucinya adalah (BAIK)
jangan bosan-bosan  jadi orang baik!
di republik sengkarut ini.

Fastabiqul Khoiroot....!!
oleh A Zia Kh Abdi..
Manchester,  30 Jan 2019

Senin, 28 Januari 2019

'DERITA' Atau 'Dusta'


oleh anak bangsa ia anggap biasa-biasa
Hahhhaaaaaaaaa Ada apa dengan sekitarku....

Bangsaku selalu menderung menderita.....

Goncangan-goncangan mendusta....
karena ulah penguasa......
haaaaaaaah.....
Bapak-bapak kita itu.....
Tipikal Penguasa!!
Bukan tipikal pemimpin asli.... maka Bertanyalah terus menerus!!!


Duhai manusia-manusia Indonesia Masihkah engkau terbelenggu!!!


Apakah sistem pendidikan  ini membuatmu Mati mutu tak berkarya!!


kau hanya jadi budak dinegerimu tak menjadi tuan sendari awal aku melihat......

Alat-alat korporasi...
Alat-alat birokrasi....
kita hanya di bodohi.....
Tak Kunjung kita cerdas  tercerahkan...!!
Sebagai bangsa yang harusnya memiliki...
Kedaulatan dan Kemerdekaan yang sejati!!!



MERDEKA!!!

a. zia Kh Abdi
Wasington Dc, 29 Jan 2019

Minggu, 27 Januari 2019

congratulations: Cilaka!


kemerdekaan itu Harus dengan CINTA
Rajcun BerAgama harus menjelma menjadi Karya Nyata.... !

ilmu adalah Senjata..... !
Aksi adalah niscaya..... !
jangan Harap Perubahan tanpa Keberpihakan..... !


Tanah Dijaraah Meraja lela Tak miliki orang desa justru Segelintir kelompok kecil orang!!!

mlempemnya Gerakan Mahasiswa Hingga Tak tertandingi Oposisinya Para Ulama....!!!
kemanakah dikau kalian Mahasiswa?!!!  Bertanyalah sorak seraya Kritis!

konon Katanya kalian Penyambung Lidah Rakyat!!
jangan-jangan kalian bersengkongkol dengan Penguasa Alpa Rakyatnya!!? Miris!!!

saudara Ini Untuk siapa??
karena Apa...??

penindasan Jelaslah nyata!!
ketidak adilan Nampak Nyata!!
Berfikirlah!!  Melawanlah!!  Berdedikasilah!!



Berkreativitaslah dengan jiwa-jiwa Yang
Mutmainnah.. Negareee memanggilmu setiap saat menuntut Bukti Soecjimu kalian semua!!
selamat berbuat!!





Finlandia, 28 Januari 2019
A zia Kh Abdi 

Sabtu, 26 Januari 2019

URIP Bukan URUP.



hidup ini akan penuh halangan dan rintangan.
tapi yakinlah karena Optimisme Semua akan menjadi Mudah dan baik-baik saja tentu dengan kemudahan yang di IzinkanNya.

dikau kalian semua siapa saja yang mengharap ingin bermanfaat,
bercitalah menjadi matahari,  tapi bila tak mampu,
maka cukuplah menjadi lentera disekitarnya..

Dikau kalian...
bercitalah membuka jalan lebar untuk jutaan orang bila dikau tak mampu cukuplah bukakan jalan setapak.

Dikau kalian....
tak ada yang tahu kita akan menjalani hidup ini, dengan keindahan,..atau tidak.
namun dengan bahagia dan Syukur selalu hidup ini akan menjadi indah, Penuh karunia.

fastabiqulkhairot.
jadilah dikau kalian semua pembela kebenaran & penegak keadilan.



a.zia khakim
kemuning,  Amsterdam,  27 Januari 2019




Jumat, 25 Januari 2019

Surat Terbuka untuk Moh. Djazman Al Kindi


aku bukanlah Aktipis kelas kakap seperti Tokoh-Tokoh  jaman doloe yang betul-betul totalitas,  membagi waktunya, tenaganya, pikirannya perasaannya bahkan hartanya untuk negerinya dan bangsanya demi memerdekakan negerinya.. .,

aku hanyalah anak kemaren sore yang masih ingusan dan jauh dari kata-kata memikirkan umat. bangsanya dan negaranya,  alih-alih hanya mencari kesibukan dan eksistensi belaka yaaa itulah fenomena hari ini menurutku itu Sangatlah  amatiran, picisan, membuatku muak hehe... Piis.. Keras dikitlah ya...


yang sangat saya hormati Pak Djazman 
perlu pak Djazman ketahui....
Ketidakadilan jelas jelas merajalela namun anak muda ya... Diam seribu bahasa!!,
mana ada kiprah mereka saat ini??
Sibuk di organisasinya masing-masing haalaaah cupu.  Mereka takut keluar dari kesibukan  rutinitas, wal akhir terjebak pada ritual-ritual organisasi. 

Yang perlu pak djazman ketahui
IMM sekarang sangatlah amat jauh dari IMM yang Doloe...
Berbaur 
kepentingan atau perjuangan? 
eksistensi atau Mencari kesibukan.? 
pertanyakanlah terus menerus niatmu?  niat kita semua!! 
Agent yang meringankan beban atau sebaliknya....
Agent yang mencerahkan atau sebaliknya....
Agent kedaulatan atau sebaliknya.....
Penyambung lidah rakyat tertindas atau sebaliknya........
Baca buku aja males,  nulis apalagi. ..
Ngaji Plegak Pleguk Blasss ora enak.....
Sholat ya g karuan.... Asal asalan.....
Sory wilayah privat memang tapi penting banget2 cui klo situ aktipis..... Hadeeeh.

Wajah proyek berkedok mahasiswa..hadeeeh lemes adek bang... .  Ya itulah wajah aktipis hari ini. Eit saya juga kena nuw...
Silahkan Refleksi Anak muda negeri ini.....


Di kalangan aktivis, khususnya aktivis Muhammadiyah, namamu begitu populis.. Sebut saja Djazman al-Kindi . Hal ini dikarenakan, Djazman adalah cendekiawan muslim dan aktivis Muhammadiyah yang sangat ideologis yang pikiran-pikirannya sangat revolusioner. kau tidak hanya kritis terhadap persoalan pendidikan, kondisi umat Islam, persoalan bangsa dan juga situasi global saat itu, tapi juga, Ia menghembuskan pikiran-pikiran kritikalnya terhadap kondisi dan masa depan Muhammadiyah. Djazman adalah merupakan tokoh kunci lahirnya organisasi Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) pada 14 Maret 1964.

perlu kalian ketahui berdirinya IMM, adalah anak-anak muda Muhammadiyah yang berada dalam dunia perkuliahan dan masih tergabung dalam Departemen Kemahasiswaan di lingkungan Pemuda Muhammadiyah. Kemudian sejak 1961, Djazman muda yang saat itu kuliah di UGM bersama sejumlah tokoh-tokoh muda lainnya dari berbagai kampus seperti Soedibyo Markoes (Mahasiswa kedokteran UGM), Rosyad Soleh (Mahasiswa IAIN Yogya), Amien Rais (Mahasiswa UGM/tokoh reformasi), Yahya A. Muhaimin (Mahasiswa UGM/Mantan Menteri Pendidikan), Marzuki Usman (Mahasiswa UGM/Mantan Menteri Pariwisata, Seni dan Budaya RI dan juga Menteri Negara Investasi) dan lain-lainnya adalah para generasi pertama atau tokoh pendiri IMM. Djazman muda menggulirkan gagasan agar melepaskan diri dari Pemuda Muhammadiyah dan membentuk organisasi sendiri. Suatu kelompok intelektual Muhammadiyah yang memiliki cita-cita keumatan, kebangsaan, dan kemanusiaan universal sehingga terwujud masyarakat Islam yang sebenar-benarnya. Gagasan tersebut lantas menuai hasil tiga tahun kemudian dengan berdirinya IMM.


Perlu anda dan kita  semua ketahui
IMM lahir diprakarsai oleh mahasiswa dari UGM dan IAIN. Dan tokoh kuncinya adalah Djazman al-Kindi. IMM tumbuh dan mengakar di kampus-kampus negeri tersebut. Namun dalam perkembangannya, ketika kampus Muhammadiyah mulai tumbuh dan besar, IMM tidak hanya berada di kampus negeri, tapi juga mulai besar dan berbasis di Universitas-universitas Muhammadiyah.

Djazman Al-kindi Muda adalah putra penghulu keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, KRT. Wardan Diponingrat.  Ia lahir di Yogyakarta, pada 6 September 1938. Pendidikannya dimulai di SR Muhammadiyah, SMP Muhammadiyah, SMA Muhammadiyah 1 bagian B yang semuanya berada di Yogyakarta. Djazman menikah dengan Elida (perempuan darah minang kelahiran Medan, Sumatera Utara 11 Juli 1940) pada 12 Juli 1967. Dari pernikahannya tersebut dikaruniai seorang anak yang bernama Helman Muhammad, alumni fakulttas tekhnik UGM dan dosen UMY. Dari Helman yang menikah dengan Dra. Hilda Ismail, Apt. SU. dosen farmasi UGM, Djazman dikaruniai dua orang cucu.

intinya kami merindumu dalam keringnya ketauladanan di negeri ini. 
usyikum. 
Gusti Allah ora sare. 
selamat berjuang IMMawan/ti Putra Putri Terbaek bangsa ini semoga dikau selalu menjadi obor pencerah umat. 

Selamat menikmati Penjajahan berwajah baru!! Postkolonialisme. 


Inggris. 26 Januari 2019
Ahmad zia Khakim. 

Senin, 14 Januari 2019

Back To Basic oleh A. Zia Khakim.





Penulis ingin sampaikan kepada Dunia sebelum masuk materi,  yakni jalan Kesenangan,  kebahagiaan,  kesuksesan,  kejayaan,  ketenangan,  kekayaan, kegembiraan,  keselamatan,  keberkahan,  kesehatan  dan hal hal positif lainnya, persoalan hidup, hajad kita dll hingga keselamatan dunia dan akhirat semua bersumber dari AlQuranul Karim, 
materi yang di sampaikan  oleh ustadzah namanya lupa saya,  hehe..
sebelumnya tahsin di Surah al imran 92 (lantanalul birra, Ila Akhirihi...)
لَن تَنَالُوا۟ ٱلْبِرَّ حَتَّىٰ تُنفِقُوا۟ مِمَّا تُحِبُّونَ ۚ وَمَا تُنفِقُوا۟ مِن شَىْءٍ فَإِنَّ ٱللَّهَ بِهِۦ عَلِيمٌ
lan tanaaluu lbirra hattaa tunfiquu mimmaa tuhibbuuna wamaatunfiquu min syay-in fa-inna laaha bihi 'aliim

Kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebajikan (yang sempurna), sebelum kamu menafkahkan sehahagian harta yang kamu cintai. Dan apa saja yang kamu nafkahkan maka sesungguhnya Allah mengetahuinya.

Tafsir al-Jalalain(Kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebaktian) artinya pahalanya yaitu surga (sebelum kamu menafkahkan) menyedekahkan (sebagian dari apa yang kamu cintai) berupa harta bendamu (dan apa yang kamu nafkahkan dari sesuatu maka sesungguhnya Allah mengetahuinya) dan akan membalasnya.


hampir semua Mubaligh menegaskan Bab syukur di awal penyampaiannya,  point pertama kita berada di tempat yang sangat Mulia,  bukan di tempat-tempat lainnya, padahal kita juga berkeinginan untuk mengunjunginya,  
pemateri mengharapkan agar senantiasa tiada henti  mempelajari tuntunan hidup kita yakni Alquran, sehigga kita semua menjadi baik  sesuai kehendak Allah SWT bukan sesuai kehendak diri kita.
yang kedua seperti  biasa mempertegas Ke tauladanan Nabiyuna Muhammad SAW.
didalam surah al qolam. wainnaka laala khuluqin adzim... (Al Ayah)
di surah al ahzab,  laqod kana fi rosulullahi uswatun hasanah....(Al Ayah)
hingga kh. Ahmad Dahlan menamakan organisasinya
Muhammadiyah supaya kita punya spirit menauladani Sang Baginda besar Muhammad SAW. . (innama buisttu liutammima makarimal akhlaq.)
#al baqoroh :5.  Ulaika humul muflikhun...
ketaqwaan itu perlu dipersiapkan.
#taubat itu penting, jangan menunda- nunda bergerak saja untuk taubat karena disana ada nilai ketaqwaannya.
#imam at tirmidzi beliau itu hafalannya luar biasa, sedekahnya banyak.  matanya hampir buta karena tiap hari nangis. karena merasa bekal untuk menghadap kepada Allah jangan2an masih kurang, MasyaAllah sedangkan  kita??  enteng-enteng aja.

Punten yaa...  sedikit corat-coretanya semoga mampu menggerakkan hati kita semua yang membaca,  untuk bergerak, bersama-sama membangun peradaban islam di bumi pertiwi Indonesia tercintaaah..
Let's we do to gather.....



13 Ahad 2018
rutinitas ahad Pagi di Kompleks Perguruan Muhammadiyah & PKU Muhammadiyah Cepu Jawa Tengah. 

Jumat, 11 Januari 2019

KPK berkabung



drakula penghisab darah
lebih sadis dari drakula karena ia menghisab dan menggerogoti darah rakyat negeri ini. secara tersistematis.

kembali  diserang lagi benteng pertahanan negara ini.
kpk sebagai ujung tombak perlawanan, para tikus tikus bajingan keparat bedebah.  penghisab harta rakyat yang tak bedosa.
aku betul-betul marah. dan ingin ikut serta mengecam sekeras mungkin.

hati rakyat sudah berkali-kali tercabik-cabik hingga sudah tak perduli lagi.

corruption is the real our Common enemy!
koruptor is rhe real Collonial our nation


Rabu, 09 Januari 2019

antara keep Struggle atau Realistis



aaaaaaaaah,  males. dan seterusnya...
ungkapku beberapa saat ketika lelah letih berjuang demi apapun itu utamanya  Schoolarship hunter, rasanya bueeraaatnyooo... betapa diri ini kurang sabar.  dahulu kala sangat segar ingatan saya
UIM.  : cita-cita santri S1 kandaaas.
Al Azhar mesir Cairo : S1 kandas...
hampir beberapa Arabic Countries sudah pernah saya Apply berulang kali hingga interview live...
excange program : Jepang, kandaas..
aminef Amerika : dibentak-bentak akibat koreksian...kandas juga...

huftt.

Nelson Mandela mengatakan, "After climbing a great hill, one only finds that there are many
more hills to climb". Setelah meraih satu tujuan, pikiran kita akan semakin terbuka dan semakin
jelas terlihat kalau ada banyak lagi tujuan dan mimpi yang harus diraih.



maafken curhat di blog nitizen....
salam vergusoooooooo

Selasa, 08 Januari 2019

Dagelan dan GIMIK





kita Kembali di jejali pendidikan demokrasi diluar batas nalar akal sehat.
Entah sampai kapan?
Apakah menunggu Demokrasi kita matang
Tapi kapankah itu??

Dagelan-dagelan.
Gimik-gimik yang tak mendidik nalar akal sehat membuatku perlahan-lahan muak.


Inikah negaraku. Penuh kepura-puraan tak lantang menunjukkan kapasitas dan kualitas.

Mekanisme teknis. Yang tak berbobot.  Bahkan tak ada nilainya begituh di paparkan  seolah-olah inilah mekanisme, dan seterusnya.. Negeri ku kembali merana dengan absennya pendidikan demokrasi yang apik.



Pesta demokrasi yang di selenggarakan untuk menyambut datangnya pemimpin baru justru di bebali dengan Kerancuan
berfikir yang sama sekali tak logis.
 Bahkan melawan nalar akal sehat.
Sampai kapankah??
Menunggu matahkah?
Tapi kapan?

Semalam Kita di pertontonkan di jejali agenda ILC dengan kecaman dan kritik keras para akademisi dan politisi
Aku belum menyebutnya NEGARAWAN karna memang masih dalam keributan pragmatis.


Kedaulatan, kesejahteraan, ekonomi,  kesehatan,  pertanian,  pendidikan, kreatifitas,  isu seksi yang absen dari hari ke hari.  Rakyat butuh itu bukan butuh GIMIK dan DAGELAN tak bermutu.
Aku pribadi sebenarnya lelah.

Tapi agama tak membolehkan kita putus asa dan acuh tak acuh
mari kita mencermati dan ikuti.
Mengkritisi dan memberi aspirasi,
semoga kedepan semakin strategis pembicaraan dan agenda bangsa kita.
Merindu figur tauladan negarawan.
  Abdi negara.

Salam Vergusoooo

Senin, 07 Januari 2019

Juctice Strugle



many Problem In Juctice did'nt only at law.  but also at Econimic and many sector in our live, Justice in Legal Studies. 
Fairness in Legal Studies Philosophy attention to all aspects of terminology relating to justice and legal philosophy of science. Justice is the ideals and purposes of the law that reach from the philosophy of science perspective of the law by providing that justice is realized through law. as we know aslo the opinion of Plato and Aristotle as the foundations of justice, Thomas Aquinas, who called for justice as well as John Rawls proportional equality with justice fairness the the basic values of justice are included in the study of philosophy of science philosophy of law will be answered by the legal science it self.
The justice is not just there and read the text of legislation but also the legal justice in society. keeping Juctice and healty of mind in our Live until you understand what for we strugle for Juctice. 

Minggu, 06 Januari 2019

Islam, Pancasila, Justice, Indonesia by A Zia Khakim




Justice is one of the main principles that must be realized in human life on earth. No human can live without being treated fairly. In the legal system, justice is one of the main objectives to be achieved. The Pancasila Law State that applies in the Republic of Indonesia has a noble concept, called Social Justice. The concept of Social Justice in the legal status of Pancasila is often not fully implemented in the laws that apply in Indonesia. As a result, many Indonesians still do not get good service from the state, especially related to the economic, social and distribution of the nation's wealth. that social justice in the State of Pancasila Law is a complete and comprehensive concept of justice, which covers all sectors of national life that must be carried out by all citizens of the nation, especially the government, so that everyone can enjoy justice in the life of the body and soul, which covers all aspects of life and to obtain resources and services fairly based on Pancasila and the 1945 Constitution, while legal products produced in the state of Pancasila law are obliged to always refer to the source rather than the source principle of the law, namely Pancasila. One of them, in this case is manifested in legal products that are the principle of social justice and finally Islam is religion justice.

Sengketa Pilpres 2024 di Ajukan di Mahkamah Konstitusi

  Foto Hanya Pemanis 😁 With Prof. Dr. Arief Hidayat , SH, M.S. salah satu Hakim Mahkamah Konstitusi RI Dalil permohonan kecurangan pilpres ...